
Sumber: id.wikipedia.org
"I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki" oleh Baek Sehee adalah memoar yang mengisahkan perjuangan penulis dengan depresi dan kecemasan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini disusun dalam format sesi konseling antara Baek Sehee dan terapisnya, di mana ia membuka tentang perasaan tertekan, rendah diri, dan ketidakmampuannya untuk menemukan kebahagiaan sejati meskipun menjalani kehidupan yang tampaknya normal. Melalui dialog yang jujur dan terkadang menyakitkan, Sehee menggambarkan kompleksitas emosional yang dialaminya, serta usahanya untuk menemukan keseimbangan antara keinginan untuk mati dan hasrat untuk menikmati hal-hal kecil dalam hidup seperti makan tteokbokki. Buku ini menawarkan pandangan mendalam tentang kesehatan mental dan stigma yang sering melekat padanya, sambil memberikan harapan dan pemahaman bagi mereka yang mengalami situasi serupa.

